Edinson Cavani Dibela Asosiasi Pemain Uruguay, Tuding Budaya Mereka Didiskriminasi

Edinson Cavani Dibela Asosiasi Pemain Uruguay, Tuding Budaya Mereka Didiskriminasi

Gila Bola – Pemain Manchester United Edinson Cavani dituding menggunakan kata-kata rasis oleh PSSI-nya Inggris tapi asosiasi para pemain profesional Uruguay (AFU) menuding ini hanya kesalahpahaman bahasa dan budaya, menuntut skorsing pada mantan striker PSG itu dibatalkan.

Penyerang 33 tahun saat ini menjalani hukuman larangan bermain untuk tiga pertandingan Liga Inggris untuk kata-kata ‘negrito’ dalam postingan media sosialnya tahun lalu, dengan kata itu dinilai rasis oleh pihak PSSI-nya Inggris meski sudah ada penjelasan dari berbagai pihak bahwa dalam budaya Uruguay itu merupakan kata-kata yang mencerminkan panggilan akrab kepada teman.

Cavani sudah meminta maaf atas postingannya dan sudah menjelaskan soal perbedaan budaya di negerinya terkait kata ‘negrito’. Manchester United juga mendapatkan denda 1,9 Milyar dan diminta menyelesaikan pendidikan tatap muka kepada pemainnya tentang aturan dan budaya di sepak bola Inggris, khususnya soal ucapan dan tindakan rasis.

AFU yang mengirim sepucuk surat kepada pihak PSSI-nya Inggris (FA) yang berbunyi, “Kami mengutuk tindakan sewenang-wenang FA. Jauh dari mengutuk rasisme, FA malah melakukan tindakan diskriminatif terhadap budaya dan cara hidup masyarakat Uruguay. Sanksi tersebut menunjukkan pandangan bias, dogmatik dan etnosentris FA yang hanya mengambil kesimpulan dari pandangan subyektif, keputusan yang cacat!”

Berita Bola Terbaru
Edinson Cavani Dibela Asosiasi Pemain Uruguay, Tuding Budaya Mereka Didiskriminasi
Liverpool Kebobolan Gol 1 Menit 51 Detik, Oleh Mantan Pemainnya
Manchester City Minus Enam Pemain di Semi-final Piala Liga Melawan Man Utd
Krisis Cedera Milan Belum Akan Berkurang Jelang Laga Lawan Juventus

“Edinson Cavani tidak pernah melakukan tindakan apa pun yang dapat diartikan rasis. Dia hanya menggunakan ungkapan umum di Amerika Latin untuk menyapa teman dekat. Mengatakan bahwa itu [rasis] … adalah sebuah kebohongan di benak para manajer FA dan itu adalah tindakan diskriminatif yang sebenarnya, yang sama sekali tercela dan bertentangan dengan budaya Uruguay.”

Baca:  Marcelo Bielsa : Diego Llorente Sudah Siap Untuk Membantu Kami

“Kami secara terbuka membela karakter sempurna Edinson Cavani dan tentu saja budaya negara kami. Kami semua menentang segala jenis diskriminasi; namun sayangnya, melalui sanksi, FA mengungkapkan ketidaktahuan mutlak dan penghinaan terhadap visi multikultural dunia, menghormati pluralitasnya, dengan secara keliru, sepihak, dan kaku telah memaksakan aturan anti-rasisnya dan itu adalah kasus yang dipermasalahkan di sini.”